hanya ingin kembali pada-Mu..


Arti bacaan dalam sholat 0

Posted on January 11, 2010 by code carver

Rasanya akan aneh, ketika melihat seseorang yang rajin sholat, tapi masih gemar pula berbuat kemaksiatan. Mana mungkin kemaksiatan masih sering dilakukan oleh seseorang yang senantiasa berikrar, “Sesungguhnya hidupku dan matiku hanya untuk Allah SWT semata”. Coba saja kita lihat arti dari bacaan sholat yang setiap hari kita jalankan (*).

  • Takbiratul Ikhrom

Allah Maha Besar lagi Sempurna KebesaranNya, segala puji bagiNya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore.

Kuhadapkan muka hatiku pada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari goongan kaum musyrikin.

Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku semata hanya untuk Allah, Tuhan seru sekalian alam, tidak ada sekutu bagiNya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukanNya. Dan aku dari golongan kaum muslimin.


  • Ruku’

Maha Suci Tuhan Yang Maha Agung


  • I’tidal

Allah mendengar orang yang memujiNya.

Ya Allah Tuhan kami, bagiMu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu.


  • Sujud

Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi


  • Duduk diantara dua sujud

Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihilah aku, dan cukupkanlah segala kekuranganku, dan angkatlah derajatku, dan berilah rejeki kepadaku, dan berilah aku petunjuk, dan berilah kesehatan kepadaku, dan berilah ampunan kepadaku.


  • Tasyahud Awal

Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan, dan kebaikan bagi Allah. Salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami, seluruh hamba yang soleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahilah rahmat kepada Nabi Muhammad.


  • Tasyahud Akhir

Depannya sama dengan tasyahud awal, dilanjutkan dengan :

Dan limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau berikan rahmat kepada Nabi Ibrahim beserta keluarganya. Dan limpahilan berkah kepada Nabi Muhammad beserta keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim beserta keluarganya. Di seluruh alam, Engkaulah Yang Terpuji dan Maha Mulia


Subhanallah, sungguh benarlah bahwa Sholat adalah tiangnya agama..

*) Arti diambil dari buku tuntunan sholat terbitan Departemen Agama RI.

Coca-Cola CEO Speech 0

Posted on January 11, 2010 by code carver

CEO Speech (30 Seconds ) VERY SHORT, MOST EFFECTIVE AND HOW TRUE…30 second Speech by Bryan Dyson (CEO of Coca Cola)

“Imagine life as a game in which you are juggling some five balls in the air. You name them - Work, Family, Health, Friends and Spirit and you ‘ re keeping all of these in the Air. You will soon understand that work is a rubber ball. If you drop it, it will bounce back. But the other four Balls - Family, Health, Friends and Spirit - are made of glass. If you drop one of these; they will be irrevocably scuffed, marked, nicked, damaged or even shattered. They will never be the same. You must understand that and strive for it.”

WORK EFFICIENTLY DURING OFFICE HOURS AND LEAVE ON TIME. GIVE THE REQUIRED TIME TO YOUR FAMILY, FRIENDS & HAVE PROPER REST.

Hadist Arba’in #2 (Iman, Islam, dan Ihsan) 0

Posted on December 17, 2009 by code carver

*Mumpung masih ingat, ini materi pas pengajian dua minggu yang lalu,  intinya tentang Iman, Islam dan Ihsan. Pasti ada yg belum ngeh, ayo ngaku :D. Monggo diunjuk, semoga ada manfaatnya, amin.


Arti hadits :
Dari Umar radhiyallahu `anhu, dia berkata : Ketika kami duduk-duduk disisi Rasulullah shallahu`alaihi wa sallam. Suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun di antara kami yang mengenalnya. Hingga kemudian dia duduk di hadapan Nabi lalu menempelkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rasulullah shallahu`alaihi wa sallam) seraya berkata, “ Ya Muhammad, beritahukan aku tentang Islam  ?”,    Maka bersabdalah Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam: “ Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada ilah (tuhan yang disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu “, kemudian dia berkata, “ anda benar “. Kami semua heran, dia yang bertanya dia pula yang membenarkan. Kemudian dia bertanya lagi: “ Beritahukan aku tentang Iman “. Lalu beliau bersabda, “ Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “, kemudia dia berkata, “ anda benar“. Kemudian dia berkata lagi: “ Beritahukan aku tentang ihsan “. Lalu beliau bersabda, “ Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihat engkau” . Kemudian dia berkata, “ Beritahukan aku tentang hari  kiamat  (kapan kejadiannya)”. Beliau bersabda,“ Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya”. Dia berkata,“ Beritahukan aku tentang tanda-tandanya “, beliau bersabda, “ Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau melihat seorang bertelanjang kaki dan dada, miskin lagi penggembala domba, (kemudian) berlomba-lomba meninggikan bangunannya“, kemudian orang itu berlalu dan aku berdiam sebentar. Kemudian beliau (Rasulullah shallahu`alaihi wasallam) bertanya,“ Tahukah engkau siapa yang bertanya ?”. Aku berkata,“ Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui“. Beliau bersabda,“ Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud) mengajarkan agama kalian “. (Riwayat Muslim)

Catatan:

  • Hadits ini merupakan hadits yang sangat dalam maknanya, karena didalamnya terdapat pokok-pokok ajaran Islam, yaitu Iman, Islam dan Ihsan.
  • Hadits ini mengandung makna yang sangat agung karena berasal dari dua makhluk Allah yang terpercaya, yaitu: Amiinussamaa’ (kepercayaan makhluk di langit/Jibril) dan Amiinul Ardh (kepercayaan makhluk di bumi/ Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam )

Kandungan Hadist :

  1. Disunnahkan untuk memperhatikan kondisi pakaian, penampilan dan kebersihan, khususnya jika menghadapi ulama, orang-orang mulia dan penguasa.
  2. Siapa yang menghadiri majlis ilmu dan menangkap   bahwa orang–orang yang hadir butuh untuk mengetahui suatu masalah dan tidak ada seorangpun yang bertanya, maka wajib baginya bertanya tentang hal tersebut meskipun dia mengetahuinya agar peserta yang hadir dapat   mengambil manfaat darinya.
  3. Jika seseorang yang ditanya tentang sesuatu maka tidak ada cela baginya untuk berkata, “Saya tidak tahu“, dan hal tersebut tidak mengurangi kedudukannya.
  4. Kemungkinan     malaikat  tampil   dalam   wujud manusia.
  5. Termasuk tanda hari kiamat adalah banyaknya pembangkangan terhadap kedua orang tua. Sehingga anak-anak memperlakukan kedua orang tuanya sebagaimana seorang tuan memperlakukan hamba-sahayanya.
  6. Tidak disukainya mendirikan bangunan yang tinggi dan membaguskannya selama tidak dibutuhkan.
  7. Di dalamnya terdapat dalil bahwa perkara ghaib tidak ada yang mengetahuinya selain Allah ta’ala.
  8. Di dalamnya terdapat keterangan tentang adab dan cara duduk dalam majlis ilmu.



↑ Top